October 17, 2021

Beda Keyakinan, Hubungan Gareth Bale & Jose Mourinho Di Tottenham Ambyar

Jose Mourinho dan Gareth Bale “memiliki visi sepakbola yang berbeda” di Tottenham, ungkap agen bintang Real Madrid itu, Jonathan Barnett.

Bale pulang ke Spurs dalam sebuah kesepakatan peminjaman pada September 2020, tujuh tahun setelah meninggalkan mereka demi bergabung bersama Los Blancos.

Pria 32 tahun itu mengemas 16 gol dari 34 penampilan bagi Tottenham musim kemarin, tetapi justru keluar-masuk tim di bawah arahan Mourinho, yang beberapa kali mempertanyakan kebugarannya di depan publik.

Barnett kini membocorkan mengapa hubungan keduanya retak dengan mengakui bahwa mereka berbeda keyakinan soal filosofi sepakbola.

“Di Spurs tidak ada perselisihan,” ujar agen Bale kepada The Mirror soal hubungan Bale dengan Mourinho, yang dipecat Tottenham April lalu dan kini menjabat sebagai manajer AS Roma.

“Menurut saya mereka memiliki visi sepakbola yang berbeda – ini jawaban diplomatis saya. Mari anggap saja kepulangannya bukan sebuah kepulangan terbaik dalam sejarah.”

Kini Bale sudah kembali ke Real musim panas ini demi melakoni tahun terakhir kontraknya, dan reuni dengan mantan pelatih, Carlo Ancelotti.

Ancelotti ditunjuk sebagai manajer Los Blancos lagi setelah mundurnya Zinedine Zidane, dan Bale sempat menjadi orang kepercayaan sebelum menepi karena cedera.

“Ia kembali ke Real Madrid dan langsung masuk tim inti,” imbuh Barnett. “Sayangnya hamstringnya robek dan masih butuh waktu untuk sembuh.”

“Sayang sekali ia cedera, padahal Carlo Ancelotti jadi manajer lagi.”

Barnett berkata Bale tak sabar kembali merumput karena ingin membantu Wales lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar.

Agen Bale itu merasa kombo cedera dan kurangnya menit bermain di bawah Zidane sebelum ke Spurs menghambat kemajuan kariernya: Mimpinya adalah bermain di partai utama Piala Dunia bersama Wales.”

“Menurut saya itu yang terpenting baginya.”

“Cedera dan perselisihan dengan Zinedine Zidane beberapa musim belakangan menghambatnya.”